Team EURO 2012 - Polandia

 
Polandia
  • Asosiasi
    PZPN
  • Julukan
    The White Eagles
  • Pelatih
    Franciszek Smuda
  • Kapten
    Jakub Błaszczykowski
  • Caps
    Michal Zemlakow (102 caps)
  • Top Skor
    Wlodzimierz Lubanski(48 gol)
  • -
  • Prestasi
Polandia pernah melahirkan beberapa pemain besar pada zamannya seperti Włodzimierz Lubański, Grzegorz Lato, dan Zbigniew Boniek, tapi mereka tak pernah menjadi negara yang kuat di sepakbola.

Dari 19 kali Piala Dunia, mereka hanya bermain tujuh kali, walaupun pernah mencapai semifinal di edisi 1974. Di dua Piala Dunia terakhir yang diikuti (2002, 2006), mereka selalu kandas di babak pertama.

Rekor mereka di Piala Eropa bahkan tidak ada, kecuali penampilan satu-satunya di Euro 2008. Tahun ini mereka tampil lagi di kejuaraan antarnegara Eropa itu dengan predikat sebagai tuan rumah (bersama Ukraina), dan oleh karenanya tidak mengikuti babak kualifikasi.

Apa yang bisa dicapai Polandia di Euro 2012 sepertinya sangat bergantung dengan status mereka sebagai tuan rumah, sehingga menjadi salah satu unggulan. Mereka cukup beruntung berada di grup yang seimbang bersama Yunani, Republik Ceko, dan Rusia.

Secara teknis, permainan Polandia tidaklah istimewa. Dari 21 pertandingan persahabatan yang mereka lakukan Agustus 2010 sampai akhir Februari 2012, mereka cuma menang tujuh kali. Sisanya mereka seri sembilan kali dan kalah lima kali.

Tapi Polandia merasa senang ketika bisa mengalahkan Argentina 2-1 dalam ujicoba di Warsawa pada 5 Juni tahun lalu, walaupun empat hari kemudian takluk 0-1 dari Prancis.

Ujicoba berkesan lain adalah ketika Jakub Blaszczykowski dkk. berhasil menahan imbang 2-2 Jerman di bulan September, namun menyerah 0-2 dari Italia di bulan November.


Semoga bermanfaat....
Sumber : detikSport.com

Team EURO 2012 - Rep. Ceko

 
 
Republik Ceko
  • Asosiasi
    FACR
  • Julukan
    Nároďák
  • Pelatih
  • Kapten
    Tomas Rosicky
  • Caps
    Karel Poborsky (118 caps)
  • Top Skor
    Jan Koller (55 gol) Piala Eropa (1976 - Masih bernama Cekoslowakia)
  • Juara
Fans Republik Ceko masih menunggu kapan tim mereka bisa membuat kejutan besar lagi seperti di Piala Eropa 1996, ketika mereka menjadi runner-up, yang menandai lahirnya sebuah generasi emas dalam diri Pavel; Nedved, Karel Poborsky, Patrick Berger, dan lain-lain.

Faktanya, setelah itu rapor mereka di turnamen besar tidaklah impresif kecuali di Euro 2004, saat mereka mampu menembus babak semifinal.

Ceko bahkan tidak lolos ke Piala Dunia 1998 dan 2002, hanya sampai satu putaran di Piala Dunia 2006, dan kembali absen di Afrika Selatan dua tahun lalu.

Di Piala Eropa terakhir (2008) Milan Baros dkk. juga terkapar di babak grup, hanya menang satu kali dan kalah dua kali dari Portugal dan Turki.

Menyusul pengunduran diri Ivan Hasek setelah gagal meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2010, federasi menunjuk eks pelatih Sparta Praha, Michal Bilek, untuk menukangi Ceko, dibantu oleh mantan pemain Vladimir Smicer.

Perjalanan Ceko di babak kualifikasi Euro 2012 sesungguhnya tidak terlalu mulus, antara lain karena mereka satu grup dengan Spanyol. Sesuai prediksi, skuad Matador yang menjuarai grup. Ceko, yang cuma menang empat kali dan kalah tiga kali dari delapan pertandingan, harus melakoni pertandingan playoff melawan Montenegro, dan mereka beruntung bisa melewatinya.

Ceko berada di Grup A bersama tuan rumah Polandia, Yunani, dan Rusia. Secara matematis, persaingan di antara mereka akan berlangsung ketat sebagai sesama tim "kuda hitam" di belantika sepakbola Eropa.

Ceko memang masih punya nama-nama top seperti Petr Cech, Milan Baros, Tomas Rosicky, dan Jaroslav Plasil. Namun, mereka dan rekan-rekannya masih perlu membuktikan apakah Ceko kali ini mampu berbicara banyak di Euro. 


Semoga bermanfaat

Sumber : detikSport.com

Team EURO 2012 - Rusia

 
 
Rusia
  • Asosiasi
    RFU
  • Julukan
    Beruang Merah
  • Pelatih
    Dick Advocaat
  • Kapten
    Andrei Arshavin
  • Caps
    Victor Onopko (109 caps)
  • Top Skor
    Vladimir Beschastnykh (26 gol)
  • Piala Eropa
  • Prestasi
    (1960)
Rusia tidak mengulang kegagalannya ketika tak lolos ke putaran final Piala Dunia 2010. Di tangan Dick Advocaat, yang menjadi suksesor Guus Hiddink, pelatih asal Belanda itu membantu "Beruang Merah" tampil di Euro 2012.

Bersaing dengan Republik Irlandia, Armenia, Slovakia, Macedonia, dan Andorra di Grup B, Rusia keluar sebagai tim dengan nilai paling tinggi, dan oleh sebab itu berhak mendapatkan satu tiket ke Polandia-Ukraina.

Empat tahun lalu, dipimpin Hiddink, Russia tampil sangat baik di Austria-Swiss. Kala itu Roman Pavlyuchenko dkk. mampu menembus babak semifinal, dan itu merupakan capaian terbaik mereka di turnamen besar sejak menjadi runner-up Euro 1988.

Skuad Rusia didominasi oleh pemain-pemain klub lokal, yang terdistribusi terutama dari Spartak Moswko, CSKA Moskow, Lokomotiv Moskow, Zenit St Petersburg, Rubin Kazan, dan Anzhi Makachkhala.

Andrey Arshavin, bintang Arsenal yang sedang dipinjamkan ke Zenit St Petersburg, masih akan jadi pemimpin Rusia di lapangan. Catatan buat dia adalah, dari 10 penampilannya di babak kualifikasi, tidak ada gol lahir dari kaki atau kepalanya.

Pemain yang layak dinantikan adalah Alan Dzagoev. Attacking midfielder dari CSKA Moskow ini akan menjadi pengalir serangan dari lini kedua. Dari delapan laga di babak kualifikasi, Dzagoev mendulang empat gol, dan usianya masih 21 tahun.

Kans Rusia untuk lolos ke babak kedua di Piala Eropa tahun ini terbuka cukup besar, sebagaimana mereka berada satu grup dengan tim-tim yang secara kualitas relatif berimbang, yakni Polandia, Yunani, dan Republik Ceko.

Semoga bermanfaat

Sumber : http://sprot.detik.com

Team EURO 2012 - Belanda

 
 
Belanda
  • Asosiasi
    KNVB
  • Julukan
    De Oranje
  • Pelatih
  • Kapten
    Mark Van Bommel
  • Caps
    Edwin van der Sar
  • (130 caps)
  • Top Skor
    Patrick Kluivert
  • (40 gol)
  • Prestasi
    Piala Eropa (1988)
Tak pernah kehabisan stok pemain kelas dunia. Yang mengherankan, sepanjang orang mengagumi kehebatan negara ini di cabang sepakbola, kenyataannya Belanda baru satu kali memenangi turnamen besar, yakni Piala Eropa 1988.

Sejak tercetus pertama kali di era 70-an, sampai sekarang orang selalu menanti-nantikan keindahan sebuah Total Football. Plus, kini fans dan pengagum mereka selalu berharap "Singa Oranye" bisa jadi juara lagi.

Dua tahun lalu, di Piala Dunia di Afrika Selatan, Belanda sudah sangat nyaris memenangi trofi keduanya ketika berhasil menembus babak final. Namun saat itu mereka pun harus bertemu negara yang sedang sangat berjaya, Spanyol.

Mereka kalah 0-1 dalam pertarungan yang memakan waktu 120 menit, kandas oleh gol Andres Iniesta di menit 116. Alhasil, seperti juga di Piala Dunia 1974 dan 1978, Belanda harus puas sebagai runner up.

Pasca Piala Dunia, Belanda berhasil menjaga konsistensi permainannya. Pelatih Bert van Marwijk, yang menggantikan Marco van Basten seusai Piala Eropa 2008, memimpin pasukannya tampil nyaris sempurna di babak kualifikasi. Kesempurnaan itu buyar ketika Belanda malah kalah di pertandingan terakhir, 2-3 dari tuan rumah Swedia.

Beberapa pilar mereka dalam kondisi permainan yang gemilang di musim ini bersama klubnya masing-masing, seperti Robin van Persie (Arsenal), Klaas-Jan Huntelaar (Schalke 04), Arjen Robben (Bayern Munich), dan Gregory van der Wiel (Ajax Amsterdam).

Bintang-bintang lain seperti Wesley Sneijder (Inter), Maarten Stekelenburg (AS Roma), Rafael van der Vaart (Tottenham Hotspur), Nigel de Jong (Manchester City), Dirk Kuyt (Liverpool) , Joris Mathijsen (Malaga), dan kapten Mark van Bommel (AC Milan) semakin matang dalam performanya.

Dengan skuad yang berkelas, pelatih piawai, dan reputasi menjulang, Belanda akan selalu disegani dan masuk daftar favorit juara di setiap turnamen yang mereka ikuti, termasuk Euro tahun ini. Kans itu bisa lebih besar lagi apabila mereka bisa lolos dari grup neraka dalam persaingan dengan Jerman, Portugal, dan Denmark.



Semoga bermanfaat

Sumber : http://sport.detik.com/