Spanyol memasang strategi 4-3-3 dalam laga pertamanya di Piala Eropa 2012 menghadapi Italia. Tiga pemain yang dipasang di depan bukanlah benar-benar striker, Andres Iniesta, Cesct Fabregas dan David Silva sejatinya adalah gelandang -- meski punya ituisi menyerang yang tinggi.
Scroll text
adalah text yang berada di dalam kotak yang luas dan tingginya di
batasi dalam ukuran tertentu sehingga untuk melihatnya hingga ke bawah
dibutuhkan mouse scrolling. Trik ini lazim digunakan untuk menghemat
ruang di dalam post body maupun sidebar, sehingga keseluruhan halaman
yang dimuat oleh browser menjadi tidak terlalu panjang.
Ini
adalah contoh text yang menggunakan efek manual scrolling text. Secara
normal, text ini akan terlihat sebagai paragraf yang telah diberi pengaturan
default di dalam template HTML.
Style diatas dibentuk dengan menggunakan div styling,
dengan menambahkan atribut pembatasan lebar (width) dan tinggi (height)
pada area text, dimana area text tersebut sebenarnya lebih tinggi dan
atau lebih lebar dari batasan yang diberikan. Lalu, untuk memberikan
notifikasi pada browser bahwa elemen text harus dapat dilihat tetapi
dalam luas area yang telah ditentukan tersebut, digunakanlah atribut overflow: scroll untuk memberikan efek scroll, ataupun overflow: auto yang secara otomatis akan memberikan efek scroll jika area text disempitkan.
Logikanya, hal ini sama dengan area suatu halaman blog /website atau
dokumen-dokumen lain di PC. Jika halaman tersebut lebih panjang dari
area browser (juga berdasarkan resolusi layar monitor), maka akan
muncul scroller di sebelah kanan browser, dan jika lebih lebar, maka
akan muncul scroller di bagian bawah browser.


